Saturday, February 22, 2020

Published February 22, 2020 by with 0 comment

Pengertian Sholat qasa

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Shalat jamak dan qasar merupakan suatu rukhsa(dispensasi) ibadah dalam melaksanakan sholat.Allah memberikan keringanan kepada orang-orang yang dalam kondisi tertentu misalnya:orang sedang perjalanan(musafir),wanita istihadlah,orang sakit parah dan terjadi hujan yang sangat lebat dan di khawatir kan tidak bisa melaksanakan sholat berjammah sesuai dengan waktu nya.

Definisi shalat qasar ialah,meringkas jumlah shalat yang berjumlah 4 rakaat seperti,zuhur,ashar,isya yang awalnya 4 rakaat menjadi 2 rakaat.

Adapun definisi sholat jamak ialah,mengumpulkan 2 shalat fardu dalam satu waktu baik itu jamak takdim maupun jamak takhir.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan rumusan masalah di atas dapat di uraikan sebagai beriku :
  1. Bagaimana yang di maksud dengan sholat qasar?
  2. Bagaimana yang di maksud dengan sholat jamak?
  3. Hadits tentang sholat qasar dan jamak?
C. Tujuan Penulis
  1. Untuk mengetahui yang di maksud sholat qasar.
  2. Untuk mengetahui yang di maksud sholat qasar.
  3. Untuk mengetahui hadits sholat qasar dan jamak.
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Sholat qasa

shalat Qashar adalah meringkas shalat yang empat rakaat menjadi dua rakaat. Seperti shalat Dhuhur, Ashar dan Isya’.Sedangkan shalat Magrib dan shalat Shubuh tidak bisa diqashar. Dasar-dasar hukum seseorang boleh mengqashar sholat adalah sebagai berikut :

Terdapat dalam surat An-nisa ayat 101 yakni:

وَإِذَا ضَرَبْتُمْ فِي الْأَرْضِ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَنْ تَقْصُرُوا مِنَ الصَّلَاةِ إِنْ خِفْتُمْ أَنْ يَفْتِنَكُمُ الَّذِينَ كَفَرُوا ۚ إِنَّ الْكَافِرِينَ كَانُوا لَكُمْ عَدُوًّا مُبِينًا

“Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, Maka tidaklah mengapa kamu men-qashar sembahyang(mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir. Sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu.”

1. Syarat Sholat Qashar
  • Mengerti bahwa sholat itu dapat diqashar.
  • Memahami dan tahu bahwa sholat yang dapat di Qashar adalah sholat yang memiliki 4 rakaat dan diringkas menjadi 2 rakaat, yaitu hanya pada sholat dhuhur, asar dan isya.
  • Jarak perjalanannya 2 marhalah,Para ulama berpendapat boleh mengqashar sholat apabila perjalanan sudah mencapai 81 KM.
  • Tidak niat bermukim melebihi 4 hari.Dalam hal ini ketika menjadi seorang musafir dan singgah di suatu tempat, tidak boleh melebihi 4 hari. Kalau lebih dari 4 hari berarti tidak boleh mengqashar sholatnya. Karena bukan dalam perjalanan sebagai musafir.
  • Perjalanan yang dilakukan tidak untuk melakukan maksiat.
2. Niat sholat qasar

Sholat qashar zuhur

أُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا لِلهِ تَعَالَى

Aku niat shalat fardu dhuhur 2 rakaat qashar, karena Allah Ta’ala.

Sholat qashar ashar

اُصَلِّى فَرْضَ الْعَصْرِرَكْعَتَيْنِ قَصْرًا ِللهِ تَعَالَى

Aku niat shalat fardu isya 2 rakaat qashar, karena Allah Ta’ala.

Sholat qashar isya

اُصَلِّى فَرْضَ الْعِشَاءِرَكْعَتَيْنِ قَصْرًا ِللهِ تَعَالَى

Aku niat shalat fardu isya 2 rakaat qashar, karena Allah Ta’ala.

B. Pengertian shalat jamak

Shalat jamak artinya shalat yang dikumpulkan,]maksudnya adalah dua shalat fardhu yang dikerjakan dalam satu waktu.Contoh : shalat dhuhur dan shalat ashar di laksanakan pada waktu shalat duhur atau pada waktu shalat ashar.

1. Syarat – syarat shalat jamak, yaitu :

Perjalanan yang di lakukan itu bukan maksiat (terlarang) ada kalanya perjalanan wajib pergi haji, perjalanan sunah seperti silaturakhim atau mubah seperti pergi berniaga.
  1. Perjalanan itu berjarak jauh, terhitung dari 80.640 km atau lebih (sehari semalam perjalanan) 
  2. Shalat yang dijamaka adalah shalat ada’an bukan shalat qada’
  3. Berniat.
  4. Berada di arafah dan muzdalifah
  5. Dalam keadaaan hujan.
  6. Dalam keadaan sakit atau karena ada halangan.
  7. Karena ada keperluan.
2. Macam- macam shalat jamak :

A. Jamak Taqdim

Ialah penggabungan shalat yang dilaksanakan pada waktu shalat yang pertama, misalnya shalat dhuhur dengan shalat ashar dikerjakan pada saat waktu shalat duhur.

a. Niat shalat jamak takdim:

Sholat zuhur dengan ashar

أُصَلِّي فَرْضَ الظُّهْرِأربع رَكعَاتٍ مَجْمُوْعًا مع العَصْرِ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ للهِ تَعَالى

Artinya:Aku berniat shalat dhuhur empat rakaat jama’ dengan ashar fardlu karena Allah Ta’ala.

Magrib dan isya

اُصَلِّى فَرْضَ اْلمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا مَعَ اْلعِشَاءِ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ لِلّهِ تَعَالَى

Artinya:Aku niat sholat fardhu maghrib tiga rakaat digabung dengan sholat isyak jamak takdim karena Allah Ta’aala

b. Jamak takhir

Shalat jamak yang dilaksanakan pada waktu shalat yang terakhir, misalnya shalat duhur dengan shalat ashar dilaksanakan pada saat waktu shalat ashar.

Zuhur dan ashar di laksanakan pada waktu ashar

اُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِاَرْبَعَ رَكْعَا تٍ مَجْمُوْعًا مَعَ العَصْرِ جَمْعَ تَأْخِيْرٍ لِلهِ تَعَالَى

Artinya:Aku niat sholat fardhu dhuhur empat rakaat digabung dengan sholat ashar jamak takhiri karena Allah Ta’aala.

Magrib dan isya di kerjakan pada waktu isya اُصَلِّى فَرْضَ اْلمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا مَعَ اْلعِشَاءِ جَمْعَ تَأْخِيْرٍ لِلّهِ تَعَالَى

Artinya:Aku niat sholat fardhu maghrib tiga rakaat digabung dengan sholat isyak jamak takhir karena Allah Ta’aala.

B. Pengertian Mandi wajib

Dalam bahasa arab, mandi berasal dari kata Al-Ghuslu, yang artinya mengalirkan air pada sesuatu. Menurut istilah, Al-Ghuslu adalah menuangkan air ke seluruh badan dengan tata cara yang khusus bertujuan untuk menghilangkan hadast besar.Mandi wajib dalam islam ditujukan untuk membersihkan diri sekaligus mensucikan diri dari segala najis atau kotoran yang menempel pada tubuh manusia. Untuk itu, mandi wajib.Dalam ayat diatas ditunjukkan bahwa setelah berjunub (berhubungan suami istri) yang dimana antara laki-laki atau perempuan akan mengeluarkan cairan dari kemaluannya, maka wajiblah ia untuk melaksanakan mandi wajib setelahnya. Sedangkan jika tidak, ia tidak bisa shalat dan menghampiri masjid, dan jika dilalaikan tentu akan berdosa, karena meninggalkan yang wajib.Hal ini di jelaskan dalam surat An-nisa ayat 43 yakni :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَقْرَبُوا الصَّلَاةَ وَأَنْتُمْ سُكَارَىٰ حَتَّىٰ تَعْلَمُوا مَا تَقُولُونَ وَلَا جُنُبًا إِلَّا عَابِرِي سَبِيلٍ حَتَّىٰ تَغْتَسِلُوا ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَفُوًّا غَفُورًا

Yang artinya:”Hai orang-orang yang beriman janganlah kamu shalat,sedangkan kamu dalam keadaan mabuk,sehinga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan(jangan pula hampiri mesjid)sedang kamu dalam keadaan junub.Terkecuali sekedar berlalu saja,hingga kamu mandi.Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan,kemudian kamu tidak mendapat air,maka bertayamum lah kamu dengan tanag yang baik.Sesungguhnya Allah maha pemaaf lagi maha pengampun.

C. Hadits tentang shalat qasar dan jamak

Sholat qashar

عَنْ شُعْبَةَ عَنْ يَحْيَى بْنِ يَزِيْدِ اْلهَنَائِيّ قَالَ: سَأَلْتُ اَنَسًا عَنْ قَصْرِ الصَّلاَةِ فَقَالَ: كَانَ رَسُوْلُ اللهِ ص اِذَا خَرَجَ مَسِيْرَةَ ثَلاَثَةِ اَمْيَالٍ اَوْ ثَلاَثَةِ فَرَاسِخَ صَلَّى َكْعَتَيْنِ “

1. Terjemahan Hadits

Dari Syu’bah dari Yahya bin Yazid Al-Hanaiy, ia berkata : Aku pernah bertanya kepada Anas tentang mengqashar shalat, lalu ia menjawab, “Adalah Rasulullah SAW apabila bepergian sejauh tiga mil atau tiga farsakh, maka beliau shalat dua rakaat (HR. Muslim)

2. Penjelasan singkat

Qashar merupakan keringanan yang di berikan Allah dalam melaksanakan sholat,meringkas sholat yang awalnya 4 rakaat menjadi 2 rakaat.Hanya sholat yang memiliki jumlah 4 rakaat yang bisa untuk mengqashar,dan sholat yang lain tidak bias di qashar seperti subuh dan magrib.

Dalam melakukan qashar untuk melaksanakan sholat yang seperti di contohkan hadits di atas Rasulullah salallahu alaihi wassalam melakukan qasar di dalam sholatnya ketika beliau dalam perjalanan jauh dan tidak memungkinkan melaksanakan sholat dalam satu waktu,oleh karna itu nabi Muhammad SAW melakukan qashar.

Jadi seseorang yang melakukan qashar di dalam sholatnya harus memiliki kriteri seseorang yang berhak mengashar sholatnya di antaranya,dalam perjalanan,tidak untuk bermaksiat dan lain sebagainya.Dan ini lah jawaban Allah melalui Nabi Muhammad SAW dalam melakukan qashar di dalam sholat.

Sholat Jamak كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا ارْتَحَلَ قَبْلَ أَنْ تَزِيغَ الشَّمْسُ أَخَّرَ الظُّهْرَ إِلَى وَقْتِ العَصْرِ، ثُمَّ يَجْمَعُ بَيْنَهُمَا، وَإِذَا زَاغَتْ صَلَّى الظُّهْرَ ثُمَّ رَكِبَ

1. Pengertian Hadits

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam jika bepergian sebelum matahari condong ke barat (sebelum masuk waktu Zuhur, pent.), maka beliau mengakhirkan salat Zuhur di waktu Asar, kemudian menjamak kedua salat tersebut. Jika beliau bepergian setelah matahari condong ke barat (setelah masuk waktu Zuhur, pent.), beliau salat Zuhur kemudian berangkat.” (HR. Bukhari)

2. Penjelasan Singkat

Dari hadits ini di jelaskan bahwa,Rasullulah sallallahu alaihi wassalam melakukan sholat jamak ketika dalam keadaan tertentu.Sholat ini boleh di lakukan seseorang bila mengalami hal-hal tertentu misalnya,dalam perjalanan jauh,orang yang sakit parah,hujan yang sangat lebat dan di khawatirkan tidak dapat melaksanakan tepat pada waktunya.

Oleh karna itu tidak ada alas an bagi seorang muslim untuk tidak mengerjakan sholat walaupun dalam keadaan tertentu,rukhsa(dispensasi)yang di berikan Allah kepada kita tidak boleh di gunakan untuk bermain-main karena Allah sangat membenci orang-orang yang bermain dalam beragama.Dan ini lah salah satu cara agar kita tidak meninggalkan sholat yang sudah Allah jelaskan di dalam Al-Qur’an dan As-Sunah untuk di amalkan dalam kehidupan sehari-hari.

BAB III
PEMBAHASAN

A. Kesimpulan

Shalat jama’ dan qashar adalah keringanan (rukhsah) yang diberikan Allah kepada hambanya, yang harus diterima oleh umat muslim sebagai shodaqah dari Allah SWT. Shalat yang dapat di jama’ adalah semua shalat fardhu kecuali sholat subuh.Dan shalat yang dapat di qashar adalah semua shalat fardhu yang empat rakaat yaitu shalat isya’, dhuhur dan ashar.

Hal-hal yang membolehkan jama’ dan qashar ada beberapa hal, yaitu : Safar (Bepergian), Hujan, Sakit, Takut, Keperluan (kepentingan) Mendesak.Dalam persoalan jarak safar, para ulama’ berbeda pendapat. Ada ulama yang berpendapat jarak minimal 1 farsakh atau tiga mil, ada yang minimal 3farsakh, ada yang berpendapat safar minimal harus sehari-semalam, bahkan ada yang berpendapat tidak ada jarak dan waktu yang pasti karena sangat tergantung pada kondisi fisik, psikis serta keadaan sosiologis dan lingkungan masyarakat.

B. Saran

Penulis banyak berharap para pembaca dapat memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya makalah ini dan untuk penulisan makalah di kesempatan-kesempatan berikutnya.

DAFTAR PUSTAKA
  • Syakir Jamaluddin. sholat sesuai tuntunan Nabi SAW mengupas kontroversi hadis sekitar sholat. LPPI UMY.
  • DR. Ahmad Hatta, MA. Tafsir Qur’an perkata, 2009. Magfirah Pustaka.
  • http://makalahcyber.blogspot.com/search/label/Makalah%20Pendidikan
  • Rusyd, Ibnu. 2006. Bidayatul Mujtahidin. Jakarta : Pustaka Azam
Read More
      edit

Thursday, November 21, 2019

Published November 21, 2019 by with 0 comment

Contoh rantai makanan di ekosistem hutan

Rantai Makanan

Rantai makanan adalah serangkaian proses makan dan dimakan antara makhluk hidup berdasarkan urutan-urutan tertentu dengan ada yang berperan sebagai produsen, konsumen, dan dekomposer untuk kelangsungan hidupnya. Proses makan dan dimakan ini berlangsung secara terus menerus. Dan di dalam sebuah ekosistem, pasti terdapat beberapa macam makhluk hidup dengan perannya masing-masing, seperti produser, konsumen, dan juga pengurai atau dekomposer.

1. Produsen

Produsen yaitu makhluk hidup yang berperan sebagai pembuat makanan sendiri. Maka dari itu produsen tidak memakan makhluk lain. Tetapi malah di makan oleh makhluk lainnya. Produsen juga merupakan makhluk hidup yang dapat membuat zat organik dari zat anorganik.

Biasanya produsen membuat makanan nya melalui proses fotosintesis. Contoh produsen diantaranya : tumbuhan hijau, alga, dan juga lumut.

2. Konsumen

Konsumen yaitu makhluk hidup yang bergantung pada makhluk lain karena dia tidak bisa memproduksi makanan sendiri seperti produsen. Maka dari itu untuk menjaga kelangsungan hidupnya, konsumen bergantung pada organism lainnya. Peran konsumen di dalam sebuah ekosistem biasa nya adalah hewan. Konsumen memiliki beberapa tingkatan :
  • Konsumen pertama (primer), konsumen I merupakan pemakan produsen atau tumbuhan dan biasanya disebut dengan konsumen herbivora. Contohnya seperti sapi, kelinci, kerbau dan lain lain.
  • Konsumen sekunder, konsumen ini merupakan pemakan konsumen pertama dan biasa disebut dengan konsumen karnivora.
  • Konsumen tersier, konsumen ini pemakan konsumen kedua. Dan seterusnya hingga konsumen yang terakhir yang disebut dengan konsumen puncak. Biasanya konsumen puncak merupakan hewan yang tidak bisa dimakan oleh hewan lainnya. Contohnya singa, buaya, elang.
Dekomposer atau Pengurai

Pengurai adalah organisme terakhir dalam rantai makanan. Karena pengurai merupakan organisme yang mampu mengubah zat organik menjadi zat anogarnik. Pengurai mengurai bangkai atau tumbuhan yang sudah mati lalu mengembalikan nutrisinya ke dalam tanah yang akan digunakan tanaman untuk berfotosintesis.

Dan di sinilah siklus dari rantai makanan dimulai lagi. Contoh pengurai yaitu jamur dan bakteri pengurai.

Contoh rantai makanan di ekosistem sawah
  1. Energi matahari – Padi – Burung pemakan biji – Ular sawah – Elang – Pengurai.
  2. Energi matahari – Padi – Tikus – ular – Elang – Pengurai
  3. Energi matahari – Padi – Keong mas – Katak – Ikan – Ular sawah – Pengurai
  4. Energi matahari – Rumput – Serangga – Katak – Ular sawah – Elang – Pengurai.
  5. Energi matahari – Rumput – Belalang – Ayam – ular – Elang – Pengurai.
    • Padi, yaitu sebagai produsen penghasil makanan untuk organisme lain. Padi menghasilkan biji beras.
    • Tikus, yaitu sebagai konsumen primer karena tikus merupakan hewan yang memakan tumbuhan atau yang disebut dengan herbivora. Tikus memakan padi untuk kelangsungan hidupnya.
    • Ular, yaitu konsumen sekunder karena ular merupakan pemakan hewan lainnya atau karnivora. Dan ular memakan tikus sebagai sumber energinya.
    • Elang, yaitu konsumen puncak. Elang memakan ular untuk kelangsungan hidupnya.
    • Pengurai, perannya yaitu mengurai Elang agar zat zat dan nutrisi nya dapat di serap kembali oleh tanah dan agar dapat diserap oleh tumbuhan untuk proses fotosintesis.
Contoh Rantai Makanan yang ada di air :
  1. Energi matahari - alga - ikan kecil - ikan besar - hiu - pengurai
  2. Energi matahari - fitoplankton - ikan kecil - burung bangau - ular laut - pengurai
  3. Energi matahari - fitoplankton - udang - ikan - singa laut - hiu – pengurai
  4. Phytoplankton – Ikan Kecil – Anjing Laut – Hiu – Dekomposer
  5. Energi matahari - alga - ikan - burung bangau - buaya – pengurai
  6. Energi matahari - alga - ikan - beruang – pengurai
    • Phytoplankton, yaitu sebagai produsen karena ia dapat membentuk cadangan makanan yang disebut amylum melalui proses fotosintesis.
    • Ikan kecil, yaitu sebagai Konsumen primer karena ikan kecil memakan phytoplankton agar dapat bertahan hidup.
    • Anjing laut, yaitu sebagai konsumen sekunder karena anjing laut memakan ikan kecil, dan mengubahnya menjadi energi untuk kelangsungan hidupnya.
    • Hiu, yaitu sebagai konsumen puncak karena hiu memakan anjing laut agar dapat bertahan hidup
    • Dekomposer, perannya mengurai hiu pada saat mati. Agar nutrisi nya dapat di serap tanah dimana tanaman laut hidup.
Contoh rantai makanan di ekosistem hutan
  1. Energi matahari - wortel - kelinci - ular - elang - pengurai
  2. Energi matahari - wortel - kelinci - serigala - pengurai
  3. Energi matahari - rumput - kambing - harimau – pengurai
  4. Energi matahari – tanaman – rusa – singa – pengurai
Read More
      edit
Published November 21, 2019 by with 0 comment

Contoh Rantai Makanan yang ada di air

Rantai Makanan

Rantai makanan adalah serangkaian proses makan dan dimakan antara makhluk hidup berdasarkan urutan-urutan tertentu dengan ada yang berperan sebagai produsen, konsumen, dan dekomposer untuk kelangsungan hidupnya. Proses makan dan dimakan ini berlangsung secara terus menerus. Dan di dalam sebuah ekosistem, pasti terdapat beberapa macam makhluk hidup dengan perannya masing-masing, seperti produser, konsumen, dan juga pengurai atau dekomposer.

1. Produsen

Produsen yaitu makhluk hidup yang berperan sebagai pembuat makanan sendiri. Maka dari itu produsen tidak memakan makhluk lain. Tetapi malah di makan oleh makhluk lainnya. Produsen juga merupakan makhluk hidup yang dapat membuat zat organik dari zat anorganik.

Biasanya produsen membuat makanan nya melalui proses fotosintesis. Contoh produsen diantaranya : tumbuhan hijau, alga, dan juga lumut.

2. Konsumen

Konsumen yaitu makhluk hidup yang bergantung pada makhluk lain karena dia tidak bisa memproduksi makanan sendiri seperti produsen. Maka dari itu untuk menjaga kelangsungan hidupnya, konsumen bergantung pada organism lainnya. Peran konsumen di dalam sebuah ekosistem biasa nya adalah hewan. Konsumen memiliki beberapa tingkatan :
  • Konsumen pertama (primer), konsumen I merupakan pemakan produsen atau tumbuhan dan biasanya disebut dengan konsumen herbivora. Contohnya seperti sapi, kelinci, kerbau dan lain lain.
  • Konsumen sekunder, konsumen ini merupakan pemakan konsumen pertama dan biasa disebut dengan konsumen karnivora.
  • Konsumen tersier, konsumen ini pemakan konsumen kedua. Dan seterusnya hingga konsumen yang terakhir yang disebut dengan konsumen puncak. Biasanya konsumen puncak merupakan hewan yang tidak bisa dimakan oleh hewan lainnya. Contohnya singa, buaya, elang.
Dekomposer atau Pengurai

Pengurai adalah organisme terakhir dalam rantai makanan. Karena pengurai merupakan organisme yang mampu mengubah zat organik menjadi zat anogarnik. Pengurai mengurai bangkai atau tumbuhan yang sudah mati lalu mengembalikan nutrisinya ke dalam tanah yang akan digunakan tanaman untuk berfotosintesis.

Dan di sinilah siklus dari rantai makanan dimulai lagi. Contoh pengurai yaitu jamur dan bakteri pengurai.

Contoh rantai makanan di ekosistem sawah
  1. Energi matahari – Padi – Burung pemakan biji – Ular sawah – Elang – Pengurai.
  2. Energi matahari – Padi – Tikus – ular – Elang – Pengurai
  3. Energi matahari – Padi – Keong mas – Katak – Ikan – Ular sawah – Pengurai
  4. Energi matahari – Rumput – Serangga – Katak – Ular sawah – Elang – Pengurai.
  5. Energi matahari – Rumput – Belalang – Ayam – ular – Elang – Pengurai.
    • Padi, yaitu sebagai produsen penghasil makanan untuk organisme lain. Padi menghasilkan biji beras.
    • Tikus, yaitu sebagai konsumen primer karena tikus merupakan hewan yang memakan tumbuhan atau yang disebut dengan herbivora. Tikus memakan padi untuk kelangsungan hidupnya.
    • Ular, yaitu konsumen sekunder karena ular merupakan pemakan hewan lainnya atau karnivora. Dan ular memakan tikus sebagai sumber energinya.
    • Elang, yaitu konsumen puncak. Elang memakan ular untuk kelangsungan hidupnya.
    • Pengurai, perannya yaitu mengurai Elang agar zat zat dan nutrisi nya dapat di serap kembali oleh tanah dan agar dapat diserap oleh tumbuhan untuk proses fotosintesis.
Contoh Rantai Makanan yang ada di air :
  1. Energi matahari - alga - ikan kecil - ikan besar - hiu - pengurai
  2. Energi matahari - fitoplankton - ikan kecil - burung bangau - ular laut - pengurai
  3. Energi matahari - fitoplankton - udang - ikan - singa laut - hiu – pengurai
  4. Phytoplankton – Ikan Kecil – Anjing Laut – Hiu – Dekomposer
  5. Energi matahari - alga - ikan - burung bangau - buaya – pengurai
  6. Energi matahari - alga - ikan - beruang – pengurai
    • Phytoplankton, yaitu sebagai produsen karena ia dapat membentuk cadangan makanan yang disebut amylum melalui proses fotosintesis.
    • Ikan kecil, yaitu sebagai Konsumen primer karena ikan kecil memakan phytoplankton agar dapat bertahan hidup.
    • Anjing laut, yaitu sebagai konsumen sekunder karena anjing laut memakan ikan kecil, dan mengubahnya menjadi energi untuk kelangsungan hidupnya.
    • Hiu, yaitu sebagai konsumen puncak karena hiu memakan anjing laut agar dapat bertahan hidup
    • Dekomposer, perannya mengurai hiu pada saat mati. Agar nutrisi nya dapat di serap tanah dimana tanaman laut hidup.
Contoh rantai makanan di ekosistem hutan
  1. Energi matahari - wortel - kelinci - ular - elang - pengurai
  2. Energi matahari - wortel - kelinci - serigala - pengurai
  3. Energi matahari - rumput - kambing - harimau – pengurai
  4. Energi matahari – tanaman – rusa – singa – pengurai
Read More
      edit
Published November 21, 2019 by with 0 comment

Contoh rantai makanan di ekosistem sawah

Rantai Makanan

Rantai makanan adalah serangkaian proses makan dan dimakan antara makhluk hidup berdasarkan urutan-urutan tertentu dengan ada yang berperan sebagai produsen, konsumen, dan dekomposer untuk kelangsungan hidupnya. Proses makan dan dimakan ini berlangsung secara terus menerus. Dan di dalam sebuah ekosistem, pasti terdapat beberapa macam makhluk hidup dengan perannya masing-masing, seperti produser, konsumen, dan juga pengurai atau dekomposer.

1. Produsen

Produsen yaitu makhluk hidup yang berperan sebagai pembuat makanan sendiri. Maka dari itu produsen tidak memakan makhluk lain. Tetapi malah di makan oleh makhluk lainnya. Produsen juga merupakan makhluk hidup yang dapat membuat zat organik dari zat anorganik.

Biasanya produsen membuat makanan nya melalui proses fotosintesis. Contoh produsen diantaranya : tumbuhan hijau, alga, dan juga lumut.

2. Konsumen

Konsumen yaitu makhluk hidup yang bergantung pada makhluk lain karena dia tidak bisa memproduksi makanan sendiri seperti produsen. Maka dari itu untuk menjaga kelangsungan hidupnya, konsumen bergantung pada organism lainnya. Peran konsumen di dalam sebuah ekosistem biasa nya adalah hewan. Konsumen memiliki beberapa tingkatan :
  • Konsumen pertama (primer), konsumen I merupakan pemakan produsen atau tumbuhan dan biasanya disebut dengan konsumen herbivora. Contohnya seperti sapi, kelinci, kerbau dan lain lain.
  • Konsumen sekunder, konsumen ini merupakan pemakan konsumen pertama dan biasa disebut dengan konsumen karnivora.
  • Konsumen tersier, konsumen ini pemakan konsumen kedua. Dan seterusnya hingga konsumen yang terakhir yang disebut dengan konsumen puncak. Biasanya konsumen puncak merupakan hewan yang tidak bisa dimakan oleh hewan lainnya. Contohnya singa, buaya, elang.
Dekomposer atau Pengurai

Pengurai adalah organisme terakhir dalam rantai makanan. Karena pengurai merupakan organisme yang mampu mengubah zat organik menjadi zat anogarnik. Pengurai mengurai bangkai atau tumbuhan yang sudah mati lalu mengembalikan nutrisinya ke dalam tanah yang akan digunakan tanaman untuk berfotosintesis.

Dan di sinilah siklus dari rantai makanan dimulai lagi. Contoh pengurai yaitu jamur dan bakteri pengurai.

Contoh rantai makanan di ekosistem sawah
  1. Energi matahari – Padi – Burung pemakan biji – Ular sawah – Elang – Pengurai.
  2. Energi matahari – Padi – Tikus – ular – Elang – Pengurai
  3. Energi matahari – Padi – Keong mas – Katak – Ikan – Ular sawah – Pengurai
  4. Energi matahari – Rumput – Serangga – Katak – Ular sawah – Elang – Pengurai.
  5. Energi matahari – Rumput – Belalang – Ayam – ular – Elang – Pengurai.
    • Padi, yaitu sebagai produsen penghasil makanan untuk organisme lain. Padi menghasilkan biji beras.
    • Tikus, yaitu sebagai konsumen primer karena tikus merupakan hewan yang memakan tumbuhan atau yang disebut dengan herbivora. Tikus memakan padi untuk kelangsungan hidupnya.
    • Ular, yaitu konsumen sekunder karena ular merupakan pemakan hewan lainnya atau karnivora. Dan ular memakan tikus sebagai sumber energinya.
    • Elang, yaitu konsumen puncak. Elang memakan ular untuk kelangsungan hidupnya.
    • Pengurai, perannya yaitu mengurai Elang agar zat zat dan nutrisi nya dapat di serap kembali oleh tanah dan agar dapat diserap oleh tumbuhan untuk proses fotosintesis.
Contoh Rantai Makanan yang ada di air :
  1. Energi matahari - alga - ikan kecil - ikan besar - hiu - pengurai
  2. Energi matahari - fitoplankton - ikan kecil - burung bangau - ular laut - pengurai
  3. Energi matahari - fitoplankton - udang - ikan - singa laut - hiu – pengurai
  4. Phytoplankton – Ikan Kecil – Anjing Laut – Hiu – Dekomposer
  5. Energi matahari - alga - ikan - burung bangau - buaya – pengurai
  6. Energi matahari - alga - ikan - beruang – pengurai
    • Phytoplankton, yaitu sebagai produsen karena ia dapat membentuk cadangan makanan yang disebut amylum melalui proses fotosintesis.
    • Ikan kecil, yaitu sebagai Konsumen primer karena ikan kecil memakan phytoplankton agar dapat bertahan hidup.
    • Anjing laut, yaitu sebagai konsumen sekunder karena anjing laut memakan ikan kecil, dan mengubahnya menjadi energi untuk kelangsungan hidupnya.
    • Hiu, yaitu sebagai konsumen puncak karena hiu memakan anjing laut agar dapat bertahan hidup
    • Dekomposer, perannya mengurai hiu pada saat mati. Agar nutrisi nya dapat di serap tanah dimana tanaman laut hidup.
Contoh rantai makanan di ekosistem hutan
  1. Energi matahari - wortel - kelinci - ular - elang - pengurai
  2. Energi matahari - wortel - kelinci - serigala - pengurai
  3. Energi matahari - rumput - kambing - harimau – pengurai
  4. Energi matahari – tanaman – rusa – singa – pengurai
Read More
      edit
Published November 21, 2019 by with 0 comment

Dekomposer atau Pengurai

Rantai Makanan

Rantai makanan adalah serangkaian proses makan dan dimakan antara makhluk hidup berdasarkan urutan-urutan tertentu dengan ada yang berperan sebagai produsen, konsumen, dan dekomposer untuk kelangsungan hidupnya. Proses makan dan dimakan ini berlangsung secara terus menerus. Dan di dalam sebuah ekosistem, pasti terdapat beberapa macam makhluk hidup dengan perannya masing-masing, seperti produser, konsumen, dan juga pengurai atau dekomposer.

1. Produsen

Produsen yaitu makhluk hidup yang berperan sebagai pembuat makanan sendiri. Maka dari itu produsen tidak memakan makhluk lain. Tetapi malah di makan oleh makhluk lainnya. Produsen juga merupakan makhluk hidup yang dapat membuat zat organik dari zat anorganik.

Biasanya produsen membuat makanan nya melalui proses fotosintesis. Contoh produsen diantaranya : tumbuhan hijau, alga, dan juga lumut.

2. Konsumen

Konsumen yaitu makhluk hidup yang bergantung pada makhluk lain karena dia tidak bisa memproduksi makanan sendiri seperti produsen. Maka dari itu untuk menjaga kelangsungan hidupnya, konsumen bergantung pada organism lainnya. Peran konsumen di dalam sebuah ekosistem biasa nya adalah hewan. Konsumen memiliki beberapa tingkatan :
  • Konsumen pertama (primer), konsumen I merupakan pemakan produsen atau tumbuhan dan biasanya disebut dengan konsumen herbivora. Contohnya seperti sapi, kelinci, kerbau dan lain lain.
  • Konsumen sekunder, konsumen ini merupakan pemakan konsumen pertama dan biasa disebut dengan konsumen karnivora.
  • Konsumen tersier, konsumen ini pemakan konsumen kedua. Dan seterusnya hingga konsumen yang terakhir yang disebut dengan konsumen puncak. Biasanya konsumen puncak merupakan hewan yang tidak bisa dimakan oleh hewan lainnya. Contohnya singa, buaya, elang.
Dekomposer atau Pengurai

Pengurai adalah organisme terakhir dalam rantai makanan. Karena pengurai merupakan organisme yang mampu mengubah zat organik menjadi zat anogarnik. Pengurai mengurai bangkai atau tumbuhan yang sudah mati lalu mengembalikan nutrisinya ke dalam tanah yang akan digunakan tanaman untuk berfotosintesis.

Dan di sinilah siklus dari rantai makanan dimulai lagi. Contoh pengurai yaitu jamur dan bakteri pengurai.

Contoh rantai makanan di ekosistem sawah
  1. Energi matahari – Padi – Burung pemakan biji – Ular sawah – Elang – Pengurai.
  2. Energi matahari – Padi – Tikus – ular – Elang – Pengurai
  3. Energi matahari – Padi – Keong mas – Katak – Ikan – Ular sawah – Pengurai
  4. Energi matahari – Rumput – Serangga – Katak – Ular sawah – Elang – Pengurai.
  5. Energi matahari – Rumput – Belalang – Ayam – ular – Elang – Pengurai.
    • Padi, yaitu sebagai produsen penghasil makanan untuk organisme lain. Padi menghasilkan biji beras.
    • Tikus, yaitu sebagai konsumen primer karena tikus merupakan hewan yang memakan tumbuhan atau yang disebut dengan herbivora. Tikus memakan padi untuk kelangsungan hidupnya.
    • Ular, yaitu konsumen sekunder karena ular merupakan pemakan hewan lainnya atau karnivora. Dan ular memakan tikus sebagai sumber energinya.
    • Elang, yaitu konsumen puncak. Elang memakan ular untuk kelangsungan hidupnya.
    • Pengurai, perannya yaitu mengurai Elang agar zat zat dan nutrisi nya dapat di serap kembali oleh tanah dan agar dapat diserap oleh tumbuhan untuk proses fotosintesis.
Contoh Rantai Makanan yang ada di air :
  1. Energi matahari - alga - ikan kecil - ikan besar - hiu - pengurai
  2. Energi matahari - fitoplankton - ikan kecil - burung bangau - ular laut - pengurai
  3. Energi matahari - fitoplankton - udang - ikan - singa laut - hiu – pengurai
  4. Phytoplankton – Ikan Kecil – Anjing Laut – Hiu – Dekomposer
  5. Energi matahari - alga - ikan - burung bangau - buaya – pengurai
  6. Energi matahari - alga - ikan - beruang – pengurai
    • Phytoplankton, yaitu sebagai produsen karena ia dapat membentuk cadangan makanan yang disebut amylum melalui proses fotosintesis.
    • Ikan kecil, yaitu sebagai Konsumen primer karena ikan kecil memakan phytoplankton agar dapat bertahan hidup.
    • Anjing laut, yaitu sebagai konsumen sekunder karena anjing laut memakan ikan kecil, dan mengubahnya menjadi energi untuk kelangsungan hidupnya.
    • Hiu, yaitu sebagai konsumen puncak karena hiu memakan anjing laut agar dapat bertahan hidup
    • Dekomposer, perannya mengurai hiu pada saat mati. Agar nutrisi nya dapat di serap tanah dimana tanaman laut hidup.
Contoh rantai makanan di ekosistem hutan
  1. Energi matahari - wortel - kelinci - ular - elang - pengurai
  2. Energi matahari - wortel - kelinci - serigala - pengurai
  3. Energi matahari - rumput - kambing - harimau – pengurai
  4. Energi matahari – tanaman – rusa – singa – pengurai
Read More
      edit